silam dan sekarang silam: kita penggal jarak sekarang: kita dilempar oleh jarak silam: kita gulung waktu sekarang: kita dilumat waktu sangg…
Read more »melka naun distlamas ppppppp astura astaru fas ddddd nnnnn llllllll oaa gergu rala rate ra pus kola gergu ra sera mutadi lofka lofka lofka …
Read more »pencalang renta sujud di amuk ombak rengsa memanjat ayat debur parau urai badai tatap mata hidup ratap mata maut /2017/
Read more »di bibir bahasa yang bertaburan gula itu bibirmu yang merah lidahmu meliuklekuk suara dari punggung cakrawala kusingkap kupingku yang pekak men…
Read more »di telinga kata, angin membisikkan jejaruman huruf memaksa si penyair menatah berisik menjadi ritmik memaksa si penyair menyelit bait dalam pup…
Read more »dan ia terbang dengan sayap yang kurajut melalui mulut yang kuliuk oleh peluk bertukaran kecup antara ia dengan angin bertakaran tiup yan…
Read more »waktu mewujud pagi, dan ruang menyujud jadi diri mata menabur warna, kirana menegur gelita aku terusir, mangkir cepat-cepat bersama desir …
Read more »antara genangan kopi dan jubelan aksara laksana renungan gunung dan tarian ombak samudra meskipun kaupandang berbeda tetapi aku mema…
Read more »dan kau kupukupu, aku mataku melempar pandang, menafsirkan tulisan dan kau kupukupu, aku mataku kaupunyaiku, kupunyai nyalangku dan kau kupuk…
Read more »Kaupasang anyir keranda mayat di samping kasurku. Masih kucamil belatung yang sama. Yang kaugembalakan dari duri kelaminmu. Dari padang tandus sahara…
Read more »mata angkasa menulis soneta empat belas lapis alis aksis tempat terang nyalang melukis senyampang tinta menorehkan tata surya kanakkanak,…
Read more »dengan kuas dan kanvas ini kita melukis wajah sorga di bumi dengan jemari dan piano ini kita menadahi b(er)isik bunyi hati dengan …
Read more »bersamanya kau kota amuk massa bersamaku kau desa hijau sabana bersamanya kau pengap huru-hara bersamaku kau kudekap kebun asmara bersama…
Read more »penyair tua melempar tanda kesah pada tuhannya “tuhan, sudah kutelusuri kitab sucimu, tak kujumpai kesucianmu.” jemarinya memegang golok peristiw…
Read more »digelimpangkan masa anak kecil bodoh itu menjalanya menyebar jaring asa yang disulam gegai dengan benang harapan mengunyah cakram waktu yang li…
Read more »bekas bibirmu ada di sana cangkir getir perpisahan kata usai tersisa hanya andai tapi bekas bibirmu juga ada di sini menjadi b…
Read more »Pada terang nyala dan kelam gulita Ingin kau sebut apa hidup ini? Kau sebut lelucon, drama komedi, atau dagelan yg tampil sejam-duajam. Pada ba…
Read more »https://www.icanvas.com/ imbanglah rasa yang dipikul pundak jiwa tiupan pawana tanpa warna titipan pergi dan datang membawa ragam rona berduka …
Read more »aku senantiasa membawa kuas dan kanvas jangka langkah dari setiap napas setiap detak menuas karya usia ke tapal-batas aku menyaput pangkal …
Read more »angin membawa kabar baik merasuk ke telinga, ia berbisik “ceritacerita purba, ceritacerita kita berdua, temukanlah! temukan diamdiam di dalam s…
Read more »
Medsos