Bayangkan dua orang berdiskusi. Yang satu berkata, “Kalau semua manusia pasti mati, dan Ali adalah manusia, maka Ali pasti mati.” Yang lain berkata, …
Read more »Apa yang kita sebut “ilmu pengetahuan” sering kali diasumsikan netral, universal, dan objektif. Ia seolah-olah bicara dari tempat tanpa posisi, dari …
Read more »Bagaimana mungkin seorang jom(b)lo boleh/bisa menginjeksikan pandangannya mengenai sebuah hubungan asmara seseorang (pada level apa pun)? Sebab, pe…
Read more »Seorang anak kecil bertanya padaku, “Bagaimana rasanya kata cinta ?” Agak nanap, aku mulai menyesap maksud pertanyaan. Kita mungkin dalam berbahasa…
Read more »“Terlepas di mana tempat persisnya, pikiran kita merupakan sebuah dapur,” kulontarkan ke temanku. Malangnya, ia tak langsung mengerti arah kalimat te…
Read more »“Apa pun yang kau dengar dan katakan mengenai Cinta, itu semua hanyalah kulit. Sebab, inti dari Cinta ialah sebuah rahasia yang tak terkatakan.” kata…
Read more »Seperti Apa Rasanya Menjadi Seekor Kelelawar merupakan esai ringkas yang menarik gerbong kuriositas manusia lebih jauh. Tidak sedikit baik para pemi…
Read more »Puisi selalu ditulis dalam keadaan buru-buru, lantaran lintasan-lintasan yang menghunjam atau membersit atau menciprat tampak lebih cepat dari geraka…
Read more »Seni, dalam bentuk yang apa dan bagaimana pun, senantiasa “berbahaya”. Ia selalu—untuk tak mengatakan “men[e]ntang”—“men[a]ntang” status quo . Bagi k…
Read more »Menurutku kosakata merupakan bahan baku paling elementer bagi “makhluk berbahasa”. Aku memahami bahasa bukan sekadar yang secara klasik sebagai “alat…
Read more »Persoalan “aku” menjadi satu ancangan yang terus menggelisahkan sejarah pemikiran manusia. “Aku” menjadi satu sandaran pasti mengenai identitas. Akan…
Read more »Ini aku sekaligus bukan-aku. Identitas menjadi problem filosofis yang terus menghantui kita dengan pertanyaan “siapa sebenarnya aku?” atau “pada dasa…
Read more »Manusia adalah makhluk merdeka dalam ketaktuntasannya. Manusia tidak pernah tuntas, tidak ada finalitas selain kematian. Oleh karenanya, dinamika man…
Read more »Aku memang menguasai bahasa rindu, tetapi aku dikuasai bahasa cinta. Bagiku bahasa cinta ialah bahasa ibu, sedangkan bahasa rindu hanyalah bahasa ked…
Read more »Segelas kopi ini selalu ada di hadapanku. Ia hadir di depan mataku. Memang gampang bagiku untuk menyadari kehadiran objek, dalam hal ini, segelas kop…
Read more »Rasionalisasi agama kerap kali dipahami sebagai pemitigasian dari “mitos” ke “logos” (rasionalitas). Di tengah gempuran pandangan dunia yang serba mo…
Read more »Bahasa, begitu pula sasarannya, adalah kulit. Tak pelak, bahasa merupakan indra peraba. Pada kasus tertentu ia terasa meraba kita [sebagai sasarannya…
Read more »Suatu hari, seorang pencinta yang malang mengunjungi rumah kekasihnya. Dia mengetuk pintu rumahnya. Kekasih di dalam bertanya, “Siapa di luar?” D…
Read more »Seorang filsuf Amerika sekaligus penyair di abad kesembilan belas, Ralph Waldo Emerson, pernah berkata, “Hidup adalah kamus kita.” Sebagai seorang fi…
Read more »Ada seekor kecoak di sebuah kamar mandi. Selama ini kan kita menganggap bahwa keberadaan kecoak tersebut di kamar mandi itu benar-benar ada sekal…
Read more »
Medsos